Rabu, 18 September 2013

Aku Tak Sendiri

karya fransiska olivia

Tinggal dikota yang padat dan ramai membuat ibu tidak tenang membiarkan anakny yang masih kecil berjalan sendiri setiap pulang sekolahnya. Itulah sebabnya ia meminta tolong anak tetangga sebelah untuk mengantar saya pulang dari sekolah tiap hari. Untuk tugas ini ibu memberi 5 sen sehari atau 25 sen seminggu.
     Pada saat sy naik kelas 2, sy mulai menyadari bahwa keluarga kami yg miskin telah mengeluarkan uang cukup banyak untuk membayar anak tetangga mengantar sy pulang dari skolah. Oleh sbab itu, sy mengajukan permintaan pada ibu,"Bu, mulai hari ini kita tidak perlu membayar anak tetangga untuk mengantar sy pulang dari sekolah. Saya akan berjalan sendiri dan bila ibu berikan 5 sen seminggu pd sy, maka sy akan berjalan dengan sangat hati-hati dan ibu dapat menghemat 20 sen sisanya." Saya terus memohon sampai akhirnya ibu mengabulkan permintaan sy.
      Sudah selama 2 tahun sy berjalan dari sekolah pulang ke rumah sendiri . kurang lebih berjrak 8 blok dg beberapa pnyebrangan , tp sy menyebrang dg sangat hati-hati.
      Saya tidak bercakap-cakap dengan orang yang tidak saya kenal . Saya selalu berjalaN tidak menyimpang , sy melakukan persis seperti janji sy & sy mlakukannya seorang  diri- menurut sy.
      beberapa tahun telah berlalu dan saat itu kmi smw berkumpul-kumpul dlam sbuah acara keluarga. Saat bercakap-cakap, dgan bangga sy menceritakan pglamn sy sbg anak yg dpt berdiri sendiri. Saya critakan bgmana sy brjlan plang sendiri tanpa diantar ibu / anak tetangga.
      di luar dugaan , ibu tertawa saat mendengar cerita sy dan ia pun menceritakan pristiwa sesungguhnya, " Apa kamu pikir engkau akan melakukunnya sendiri? Setiap pagi km brgkt, ibu brgkt brsamamu. Saya slalu bersembunyi, tapi sy slalu ada brsamamu. saya ingin berada disisimu pada saat engkau memerlukan saya." Ternyata ibu slalu ada bersamaku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar